Home|Hubungi|Lokasi
Bekerjasama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Kedubes RI, di New Delhi, India, Lembaga Studi Realino menyelenggarakan sebuah kuliah umum bertema “Being an Intellectual in Postcolonial Countrie
Profil Kegiatan Beasiswa Publikasi Fasilitas Galeri Berita
Search
Judul : NASIONALITAS INDONESIA (di) INDAH-INDAH (kan)
Karya/ Editor: Abraham Ferry Rosando, Yohanes Maria Vianey Munday
Sinopsis :
Sejak dari awal saat penemuannya, ilmu pengetahuan dan teknologi terus bergerak dengan cara seperti Radio Hindia Belanda. Teknologi radio yang menyebar-luaskan pengertian kekuasaan yang dipahami terutama sebagai bersifat mekanis. Kekuasaan seperti itulah yang menolong melonggarkan ikatan-ikatan yang sepantasnya antara: derau (noise) dengan suara (voice), antara kata (word) dengan perbuatan (deed) dalam peristiwa hidup sehari-hari masyarakat
<< Back
(IN) TOLERANSI WAYANG UNTUK KUASA HASRAT RAKYAT INDONESIA
Y. APRIASTUTI RAHAYU (editor)
20 November 2017 | 13:15 WIB
Being an Intellectual in Postcolonial Countries
Bekerjasama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan,
7 November 2017 | 08:29 WIB
Realino Public Lecture
BEING AN INTELLECTUAL IN POST-COLONIAL COUNTRIES
28 Juni 2017 | 21:47 WIB
SRIWIJAYA DAN MASYARAKAT BHINEKA
Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI New
4 April 2017 | 13:30 WIB
Menjadi Guru Nasionalis
PPG SM-3T adalah program dari Kemristek Dikti yg bertujuan
10 Maret 2017 | 09:00 WIB
Keberatan Harus Ada Bukti Kuat
Harianjogja.com, JOGJA-Ketua Komisi Pemilihan Umum
10 Maret 2017 | 08:52 WIB
Penetapan Walikota Terpilih Tertunda
Harianjogja.com, JOGJA — Penetapan wali kota Jogja
Home | Profile | Aktifitas Realino | Beasiswa | Lokasi | Hubungi Kami | Publikasi | Fasilitas | Berita
Copyright © 2008 Lembaga Study Realino, All Right Reserved.